Friday, 23 May 2025 14:34 HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Apa yang dicita-citakan pasti terwujud asal disertai tekad kuat dan ketekunan. Ini yang dibuktikan siswi SMAN 1 Muara Badak bernama Vilianisa Sisilia. Dia lulus seleksi calon mahasiswa di Nanjing Tech University China melalui Bachelor Program in International. Siswi kelahiran 9 Januari 2007 bercerita soal kelulusan di jurusan ekonomi dan perdagangan Internasional. Dia mengaku sejak lama punya cita-cita ingin kuliah di luar negeri. “Sejak di SMPN 1 Muara Badak ingin banget kuliah di luar negeri,” ucap Vilianisa. Read Also 2 day ago SMA Negeri 10 Samarinda Jadi Sekolah Garuda Transformasi, Tonggak Baru Pendidikan di Kaltim Remaja ini lolos Agency Yoedu Study Network per Februari 2025 saat mengikuti seleksi berkas nilai, serta test kemampuan dasar berbahasa Inggris. “Test kemampuan dasar bahasa Inggris. Ini juga lagi memperdalam kemampuan bahasa Mandarin penunjang wajib,” ucapnya. Anak ketiga dari tiga bersaudara ini membuat bangga keluarga dan sekolah. Di antara bersaudara, hanya Vilianisa yang berkuliah. Sedangkan kedua kakaknya hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT). Ibunya harus merelakan anak bungsunya hijrah keluar negeri untuk mencapai impian. Mengambil pilihan kuliah di negeri Tirai Bambu bukan tanpa alasan. Menurut vilianisa, Tiongkok sudah terbukti menguasai dunia. “Cina sudah terbukti menguasai perdagangan dunia kita harus belajar dengan Cina,” ucapnya. Read Also 3 day ago Bocah 6 Tahun Tenggelam Saat Memancing di Belakang Rumah Jika lulus kuliah nanti, dia siap bekerja di Cina karena akan fokus belajar soal seluk beluk perdagangan dunia. Kabar dari agency, putri dari seorang karyawan BUMN ini akan berangkat ke Cina sekitar September 2025. “Terkait tanggalnya saya tidak tahu, yang jelas bulan September nanti berangkat,” jelasnya. Dari sekolahnya, ada satu rekan Vilianisa yang akan berkuliah di Cina. Namun, berbeda kampus. Dari 300 angkatannya yang lulus SMA, rata-rata mendaftar di Unmul dan Polnes Samarinda, ITK Balikpapan, hingga Universitas Indonesia (UI). “Rata-rata nilai rapor sekitar 8,8 dari setiap mapel,” katanya. Fasilitas yang akan didapat Vilianisa, selain bebas biaya kuliah, juga mendapat tunjangan sebesar 4.000 Yuan Cina. Besaran tunjangan dirasa cukup untuk biaya hidup disana. “Saya sudah mendapatkan perbandingan, ternyata biaya makan di Cina sangat murah. Mengelola uang itu tergantung kitanya, ada yang merasa kurang ada yang merasa cukup, ada juga yang merasa kelebihan. Tergantung orangnya masing-masing dalam mengelola uang yang didapat,” jelasnya. Dia bertekad fokus konsentrasi berkuliah di luar negeri. Jika tidak sesuai target, harus remidi serta akan diberikan sanksi berupa penundaan beasiswa. Ditambah lagi, perjuangan bisa lolos seleksi kuliah di luar negeri sangat berat hingga dia sempat tidak percaya diri. “Sempat juga saya mendapatkan tawaran SPMPTN dari beberapa guru, dengan opsi mengambil kuliah di ITK Balikpapan. Tapi cita-cita berkuliah di luar negeri tetap semangat diperjuangkan,” ujarnya. Mengisi keseharian jelang kuliah, Vilianisa saat ini bekerja di Toko Kosmetik yang ada di Muara Badak dengan target hanya tiga bulan. “Cari pengalaman. Nanti satu bulan sebelum berangkat kuliah, saya berhenti bekerja dan berkonsentrasi persiapan keberangkatan,” tutupnya.(Andri)
Read more here: https://headlinekaltim.co/tuntutlah-ilmu-hingga-ke-negeri-cina-siswi-sman-1-muara-badak-lolos-beasiswa-ke-nanjing-tech-university/